BETERNAK DOMBA
Pemerintah
kita saat ini tidak mengimpor daging kambing dan Domba. Sedangkan
kebutuhan daging kambing cenderung meningkat. Sebab itu harga daging
kambing stabil dan cenderung naik. Makanya tidak perlu was-was dan khawatir
masalah harga. Dengan demikian, prospek untuk ternak kambing sangat bagus.
Apalagi jika ditunjang dengan program HCS tanpa ngarit, tanpa Angon dan tanpa
bau kotoran dengan penggunaan SOC.
- Menyehatkan ternak, karena
bahan yang dikonsumsi oleh ternak-ternak tersebut dari bahan alami/herbal,
sehingga aman dikonsumsi oleh manusia untuk jangka panjang.
- Mengurangi biaya produksi dan
perawatan, karena jika menggunakan produk lama yang berbahan kimia biaya
operasionalnya mahal.
- Mengurangi stress dan menekan
penyakit, sehingga memperkecil angka kematian.
- Meningkatkan antibodi pada
ternak sehingga tidak gampang diserang penyakit.
- Menyeimbangkan mikroorganisme
di dalam rumen dan meningkatkan nafsu makan.
- Mempercepat pertumbuhan ternak
dan terbukti untuk kambing bisa meningkat hingga 2,5-4kg/minggu. Tanpa
menggunakan sOC rata 2,5 kg/bulan.
- Meningkatkan kesuburan dan
meningkatkan produksi daging, sehingga akan lebih menguntungkan peternak.
Untuk kambing dan sapi kualitas maupun kuantitas daging sangat bagus,
untuk unggas peteror telur jadi lebih besar dan banyak.
- Mengurangi angka kematian pada
anak ayam, karena pada anak ayam memang angka kematian sangat tinggi. Dari
10 ekor ayam angka kematian mencapai 1-3 ekor, tetapi jika menggunakan SOC
angka kematian bisa ditekan dari 50 ekor ayam angka kematiannya 1-3 ekor.
- Mempertinggi kuantitas dan
kualitas pada telor, yang menunjuka telor bertambah besay dan jumlahnya
semakin banyak sebelum menggunakan SOC.
GAMBARAN
APLIKASI UNTUK MACAM-MACAM TERNAK
|
Jenis
Ternak
|
Takaran
|
Teknik
Aplikasi
|
|
Ungggas
(ayam, bebek,burung,dll)
|
2,5
cc atau ¼ tutup botol SOC di campur 15 liter air
|
2
x sehari
|
|
Kambing
|
5
cc atau ½ tutup botol SOC dicampur 15 liter air
|
2
x sehari
|
|
Sapi
|
10
cc atau 1 tutup botol SOC dicampur 16 liter air
|
2
x sehari
|
Sebelum
melakukan penggemukan kambing dan domba, kita perhatikan 4 hal berikut :
- Lokasi
- Kandang
- Bibit Unggul
- Management Pemeliharaan
Mari
kita rinci satu per satu :
- Lokasi
Beberapa
kreteria lokasi :
- Teduh
- Sirkulasi udara lancar dengan
suhu 35°C, dengan perbandingan
- Suhu kandang = Suhu ruang
27°C + Suhu kambing 42°C
- 2
- Suasana harus Tenang
- Mendapat sinar matahari yang
cukup tetapi jangan kena sinar matahari sore secara langsung
- Bersih
- Kandang
Sebuah
kandang dengan 10 ekor kambing/Domba dewasa dibutuhkan ukuran sebagai berikut:
- Panjang = 3 meter (300 cm)
- Lebar = 1,5 meter (150 cm)
- 120 cm untuk dalam + 30 cm
untuk luar(tempat pakan dan minum)
Pembuatan
kandang
Bahan
yang dibutuhkan:
- Kayu
- Bambu
- Papan cor 8 buah
- Tempat minum
- Tempat makan
- Atap (asbes/genteng
atau ijuk)
- Paku secukupnya
- Batu bata merah dan
pasir secukupnya
Kandang
STANDART
- Berbentuk panggung
- Ada penampungan
feses/kotoran
- Ada penampungan
urine/kencing
- Wadah pakan dan
minum
- Sehat
- Mata Cerah
- Bulu sehat(tidak kaku)
- Tidak cacat
- Terhindar dari penyakit rabies
dan penyakit menular.
POSTUR
TUBUH IDEAL KAMBING dilihat dari fisik
- Mulut papak (leber, besar dan
memanjang)
- Perut tidak buncit
- Kerangka besar dan melebar
- Punggung lurus dan memanjang
- Ekor, kepele dan kaki besar
- Cukup umur, antara 4-8 bulan
- MANAGEMENT PEMELIHARAAN
Membuat
pakan Fermentasi
Bahan-bahan
untuk pembuatan fermentasi pakan dengan segala macam jerami, sebagai berikut :
- Siapkan
jerami
- Siapkan
ampas tahu
- Siapkan
katul
- Siapkan
garam
- Siapkan
gula pasir
- Siapkan
SOC
- Siapkan
air
- Untuk
jerami disesuaikan dengan apa yang ada di daerah masing-masing, jadi tidak
harus sesuai apa yang ada di aplikasi, sehingga tidak memberatkan
peternak.
CARA
MEMBUAT FERMENTASI PAKAN KAMBING
-
Siapkan jerami kering 100 kg (di cacah)
-
Siapkan ampas tahu 15 kg
-
Siapkan katul 3 kg
-
Garam beryodium ¼ kg
-
Siapkan SOC 5 tutup botol
-
Larutan gula pasir ½ liter
-
(SOC + air + larutan gula pasir dilarutkan jadi satu, biarkan
15 menit)
Selama
menunggu 15 menit kita melakukan:
- Siapkan gelaran (terpal) untuk
ukuran disesuaikan menurut kebutuhan.
- Siapkan jerami (Susunlah diatas
geleren setebal 30 cm disesuaikan ukuran gelaran.)
- Siram dengan air
bersih (Jerami disiram dengan air bersih menggunakan kocoran, sampai
rata lalu di injak-injak biar agak lembut/layu.
- Siapkan katul (Lalu
taburkan katul di atas tumpukan jerami tadi sedikit demi sedikit
(tipis-tipis) hingga rata sesuai untuk gelaran tadi.)
- Larutan yang tadi 15 menit
(Larutan yang tadi kita biarkan 15 menit, SOC + air + larutan gula pasir,
kita siramkan dengan menggunakan kocoransedikit demi sedikit hingga rata)
- Tutup rapat selama 24 jam
(Setelah di beri larutan tadi, kalau ingin membuat lebih banyak lagi, maka
tumpuk jerami setebal 20-30 cm, dengan cara seperti awal tadi. Begitu
seterusnya sampai jumlah yang kita inginkan. Kemudian tutup rapat dengan
terpal selama 24 jam.)
Ciri-ciri
fermentasi jadi :
- Ada
peningkatan suhu
- Ada
perubahan warna
- Jadi
lapuk/empuk
- Untuk
limbah yang masih basah/segar, fermentasi cukup 3-6 jam saja.
- Kalau
akan memberikan pakan kepada ternak, maka jerami yang sudah di fermentasi
tadi, harus diangin-anginkan dulu sebelum diberikan.
- Selama
tidak kena matahari secara langsung atau tidak kena hujan sesara langsung,
maka pakan ternak hasil fermentasi SOC tersebut mampu bertahan selama
bertahun-tahun.
Catatan:
- Jenis
jerami yang bukan kering (basah/segar) bisa terdapat pada gedebog,
kolbis/kol dll. Fermentasi untuk jerami serat-serat basah butuh waktu
1-3 jam saja. Prosesnya sama dengan perlakuan jerami kering.
- Apabila
kita menggunakan jerami/rumput yang basah, bisa 1 jam saja.
- Setelah
proses fermentasi, terpal yang digunakan untuk membungkus tadi harus
dibuka untuk menghindari prose pembusukan/alkoholisasi.
Sekian
lama terbiasa makan rumput sekarang harus diubah makan jerami, caranya:
- Kambing
dimandikan.
- Kambing
kita cukur bulu-bulunya, lalu dimandikan hingga bersih.
- Ambil
8 lembar daun kluwih lalu di bakar kemudian masukan ke dalam air 10 liter,
lalu saring menjadi 1 gelas air kluwih, kemudian minumkan.
- Sisa
air rebusan daun kluwih,gosok-gosokan ke kambing
- Setelah
bersih masukan kambing ke dalam kandang yang telah kita buat tadi, dan
tunggu selama 3 jam untuk beradaptasi dengan suasana baru dan jangan
diberi makan dulu>
- Ambil
2-3 cc SOC untuk diminumkan pada kambing, jika pada sapi takaran SOC
1 tutup botol.
Untuk
kambing pada rahangnya kita pegang sehingga mulut kambing terbuka, lalu
contrang kan dari samping lalu tarik/geser ke tengah, sehingga pas terletak di
atas lidah kambing segera tuang cairan SOC tadi
Catatan:
- Cara
tersebut di atas untuk menghindari kambing tersedak (keselek)
sehingga gagal nafas/tidak bisa nafas yang mengakibatkan kembing mati.
- Biarkan
dan tunggu 1-2 jam setelah dikasi minum cairan SOC, baru diberi makan
fermentasi yang telah kita buat tadi.
Ada
kalanya setelah melakukan urut-urutan di atas kambing masih tidak mau makan,
Kemungkinan
beberapa hal terjadi :
- Kambing
kita stress
- Bau
pakan apek dan tidak segar.
- Harus
dipancing dulu dengan katul.
- Diberi
suntikan antibiotik dan di tubuh yang berbeda diberi suntikan vitamin B
kompleks/ anti stress.
- Untuk
peranakan karbohidrat yang baik adalah ampas tahu
Makanan
tambahan untuk ternak
1.
Karbohidrat
Singkong
- Dikupas lalu dicuci sampai
benar-benar bersih karena jika kurang bersih masih mengandung racun
sianida/zat pembunuh.
- Kemudian singkong direndam
selama 12 jam.
2.
Protein
- Lamtoro,
Turi, Jantung pisang, gleresede, kleci.
- Kleci
terdapat pada: kulit ari kedelai, kulit ari kacang hijau, air rebusan
kedelai.
- Ampas
kecap atau susu yang sudah kadaluarsa. Ampas tahu juga bagus.
- Untuk
meningkatkan mutu daging kambing bisa menggunakan rendeng kedelai
Catatan:
untuk penggemukan lebih cepat maka protein diperbanyak.
3.
Mineral
- Gamping
yang masih aktif dimasukan ke dalam air, lalu kita tunggu sampai bening
dan kita ambil yang bening tersebut lalu kita campur dengan gula merah.
- Bisa
juga tepung ikan.
- Garam
dapur yang mengandung yodium
Pakan
Kosentrat (PK) bahan-bahan yang ada
1.
Karbohidrat
Ampas
ketela, Singkong kering, tepung jagung, Katul/dedak halus.
2.
Protein
Ampas
tahu, Ampas ber, Kleci, Bungkil kopra, Bungkil kacang.
3.
Serat
Jerami
padi, Jerami jagung, Rampak tebu, Rendeng kedelai, Kangkung, Kopi 10%, Rumput
lapangan, Rumput gajah, Rumput king Gres (kolojono)
4.
Mineral
Gamping,
Cangkang telur, Tepung tulang, Garam beryodium, Mineral buatan pabrik.
- SOC
(Suplemen Organik Cair) 1 kw cukup 10 tutup.
- Tetes
tebu (molase) atau gula pasir yang di larutkan.
- Air
Pilihan
makanan Kambing
- Gedebog
pisang
35-50%
- Ampas
tahu
30%
- Klenthang
10%
- Katul/ampasketela
10%
- Gambyong
10%
- Garam
dapur
1%
- Rendeman
air (kelembaban) 40%
- SOC
tiap 100
kg
10 tutup
Catatan
: usahakan perbanyak protein.
Komposisi
pakan tiap 100 kg/1 Kw
- Serat
yang
dicacah
35%
- Protein
30%
- Karbohidrat
10%
- Mineral/kalsium
1%
- Tetes/molase
1kg
- Garam
¼kg
- Air
rendeman
40%
- SOC
10 tutup
Semua
diaduk rata dan di fermentasi selama 24 jam. Kemudian diangin-anginkan dulu
sebelum disajikan untuk menghindari alkoholisasi/pembusukan.
Ciri-ciri
kambing bunting/meteng
- nafsu
makan yang tiba-tiba hilang.
- Tidak
ada tanda sakit
- Dari
vulva/bibir rahim ada darah putih keluar
- Bila
didekati kambing jantan menunjukan agresif melawam.
- Bulu
klimis
MACAM-MACAM
PENYAKIT PADA KAMBING
1. CACINGAN
Prognosa/diagnosa kambing terkena cacingan
- Nafsu
makan menurun
- Temperamen
menurun/tidak aktif
- Mata
sayu
- Bulu
kusam
- Njegrik
- Bulu
rontok
Macam-macam
cacing pada ternak
2.
Cacing gelang
Ciri-ciri
apabila kambing terkena cacing gelang
- Suka
merunduk
- Kepala
tengleng
- Telinga
sampleh
Cara
mengatasinya :
- Jika
kambing sudah tengleng maka segera dibri PINISILIN Injeksi 10cc dicampur
dengan aquades 2ml/ekor
- Penyuntikan
antibiotik dilakukan 3 x berturut-turut walaupun kambing sudah
sembuh/sehat
- Setelah
di suntik antibiotik maka ternak wajib di suntik vitamin/anti stress di
tempat suntik yang berbeda pada masing-masing kambing.
3.
Cacing hati
Ciri-ciri
kambing terkena cacing hati
- Veses/kotoran kambing berlendir
seperti telethong
- Matanya ada gejala kuning
Cara
mengatasinya:
- Cari
8 lembar daun kluwih yang kering alami lalu di bakar
- Abunya
dicampur air 200ml tunggu 10-15 menit lalu di minumkan
- Beri
3 hari berturut-turut
- Juga
temu ireng diparut lalu dicampur gula merah lalu minumkan
- Obat
cacing kimia atau obat cacing pabrikan.
4.
Cacing kremi
Ciri-cirinya
apabila kambing terkena cacing kremi
- Veses
hitam pekat dan berbau menyengat.
Cara
mengatasinya :
- Daun
jambu + kunyit
- Temu
ireng
- Pinicilin
injeksi
- Antibiotik
spektrum luas (gram + matinya dengan PISILIN dan Gram- matinya dengan
SULVA
- Obat
cacing kimia atau obat cacing pabrikan.
Catatan:
- Penyuntikan
Antibiotik harus mengenai daging atau otot
- Caranya,
ambil spet diisi sesuai dosis dan pastikan tidak ada gelembung udara
serta pegang jarum 2 cm menghadap berlawanan arah dengan kambing dan kita
kempit, ditepeuk tepuk dulu biar tenang lalu jarum disuntikan.
- Setelah
penyuntikan Antibiotik dilakukan 3 hari berturut-turut , walaupun kambing
sudah sehat.
- Setelah
disuntik antibiotik maka ternak wajib disuntik vitamin/ antistress
ditemat suntik yang berbeda pada masing-masing kambing.
5.
Sakit mata
Prognosa/diagnosa
kambing terkena sakit mata ; mata kambing merah,
Cara
mengatasinya ;
- Bersihkan
dengan air hangat baru diberi jeruk nipis
- Diberi
salep mata
- Supertetra
dilelehkan lalu dioleskan
- Bulu
mata kambing dicukur.
6.
Diare/mencret
Prognosa/diagnosa
kambing terkena diare/mencret: Terkena SALMONELA.
Cara
mengatasinya :
- Untuk
energinya berikan gula merah + kunyit
- Daun
jambu biji dihaluskan + gula merah + garam diminumkan
- Atau
pil KOLJBEK sepertiga saja dan diberikan 1 kali
7.
Korengan
Prognosa/diagnosa
kambing terkena korengan: Ada koreng yang ada set-nya
Cara
mengatasinya :
- Kalau
ada set-nya diberi kapur barus
- Kalau
korengan di mulut, kunir panggang jangan gosong, parut campur minyak,
oleskan di mulut yang korengan.
8.
Timpani/kembung/Indegrasi
Prognosa
/diagnosa kambing yang terkena timpani: perubahan pernafasan yang ngos-ngos an.
Cara
mengatasinya:
- Kopi
bubuk diseduh kental
- Tempe
busuk + gula merah diblender
- Air
degan kelapa hijau
- Air
karbonasi 300 ml
- Bomblong
pepaya diberi minyak dimasukan lewat dubur pelen-pelan.
9.
Blue VIRUS
Prognosa/diagnosa
kambing terkena BLUE VIRUS: Congor kambing kering.
Cara
mengatasinya :
- BK
min 10
- Xyomidon
- Duradrill
10.
FOOT ROOT/Kaki Busuk
Cara
mengatasinya :
- Direndam
dengan FORMALIN 2% lalu diberi BETADIN
JENIS
OBAT YANG HARUS TERSEDIA :
- BEXAMEN
10 / B Compleks
- Antibiotik
spektrum luar gram+ dan gram-
Analisa
perhitungan ternak kambing dari 1 ekor kambing menjadi 1,2 milyar dalam 3 tahun